
Tag telinga hewan RFID dapat dicetak dengan pola pada permukaannya, menggunakan bahan polimer TPU, yang merupakan bagian standar dari tag RFID. Tag ini terutama digunakan dalam manajemen pelacakan dan identifikasi peternakan, seperti sapi, domba, babi, dan ternak lainnya. Saat pemasangan, gunakan penjepit tag telinga hewan khusus. Tag dipasang di telinga hewan dan dapat digunakan secara normal.
Digunakan dalam pengelolaan pelacakan dan identifikasi hewan ternak, seperti sapi, domba, babi, dan hewan ternak lainnya.
1. Membantu pengendalian penyakit hewan
Tag telinga elektronik dapat mengelola tag telinga setiap hewan beserta ras, asal, kinerja produksi, status imun, status kesehatan, pemilik, dan informasi lainnya. Jika terjadi wabah penyakit dan masalah kualitas produk hewani, maka dapat dilacak sumbernya, tanggung jawabnya, dan celah-celah yang ada dapat ditutup, sehingga dapat mewujudkan peternakan yang ilmiah dan terinstitusionalisasi, serta meningkatkan tingkat manajemen peternakan.
2. Kondusif untuk produksi yang aman
Label telinga elektronik merupakan alat yang sangat baik untuk identifikasi yang komprehensif dan jelas serta pengelolaan terperinci terhadap sejumlah besar ternak. Melalui label telinga elektronik, perusahaan peternakan dapat dengan cepat menemukan bahaya tersembunyi dan segera mengambil tindakan pengendalian yang sesuai untuk memastikan produksi yang aman.
3. Meningkatkan tingkat manajemen pertanian
Dalam pengelolaan ternak dan unggas, tag telinga yang mudah dikelola digunakan untuk mengidentifikasi setiap hewan (babi). Setiap hewan (babi) diberi tag telinga dengan kode unik untuk mencapai identifikasi unik individu. Ini digunakan di peternakan babi. Tag telinga terutama mencatat data seperti nomor peternakan, nomor kandang babi, nomor individu babi, dan sebagainya. Setelah peternakan babi diberi tag telinga untuk setiap babi guna mewujudkan identifikasi unik individu babi, pengelolaan material babi individu, pengelolaan imun, pengelolaan penyakit, pengelolaan kematian, pengelolaan penimbangan, dan pengelolaan pengobatan dilakukan melalui komputer genggam untuk membaca dan menulis informasi harian seperti pencatatan kolom.
4. Hal ini memudahkan negara untuk mengawasi keamanan produk ternak.
Kode tag telinga elektronik pada babi akan terpasang seumur hidup. Melalui kode tag elektronik ini, dapat dilacak kembali ke pabrik produksi babi, pabrik pembelian, pabrik penyembelihan, dan supermarket tempat daging babi tersebut dijual. Jika dijual ke penjual makanan olahan, akan ada catatannya. Fungsi identifikasi seperti ini akan membantu memerangi serangkaian pihak yang menjual daging babi yang sakit dan mati, mengawasi keamanan produk ternak domestik, dan memastikan masyarakat mengonsumsi daging babi yang sehat.
| Tag Pengukuran Kelembaban NFC | |
| Protokol dukungan | ISO 18000-6C, EPC Kelas 1 Gen2 |
| Bahan kemasan | TPU, ABS |
| Frekuensi pembawa | 915MHz |
| Jarak baca | 4,5 meter |
| Spesifikasi produk | 46*53mm |
| Suhu kerja | -20/+60℃ |
| Suhu penyimpanan | -20/+80℃ |